Sinode GMIBM Gelar Penguatan Spiritual Pemimpin

Sinode GMIBM Gelar Penguatan Spiritual Pemimpin

KLIK24.ID – Tahun 2020 Sinode GMIBM kembali melaksanakan kegiatan penguatan spiritual pemimpin, bagi lurah/sangadi, camat dan kepala dinas, khusus warga GMIBM di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Kegiatan dilaksanakan di Jemaat Katare Poopo Kecamatan Passi Timur Bolmong, yang dihadiri puluhan sangadi/lurah dan camat.

Kegiatan tersebut diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt J Rumondor Sth, kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang dibawakan Ketua Sinode GMIBM Ch Raintama Pangulimang Sth.

Dalam sambutannya, kegiatan yang digelar Sinode GMIBM tujuannya untuk memberikan penguatan spiritual kepada pemimpin, dan ini merupakan tanggung jawab gereja untuk hadir dalam memberikan penguatan kepada  seorang pemimpin, dan bukan saja bagi pemimpin gereja tapi juga kepada pemimpin sekuler seperti lurah/Sangadi camat dan sebagainya. “Itulah tujuan sehingga kegiatan tersebut dilakukan,” ujar Christine.

Ia juga menyampaikan, penguatan spiritual dilakukan agar mereka tidak mudah terjebak dengan hal-hal yang merugikan masyarakat. Mereka dibekali dan diberikan  pemahaman tentang pemimpin sebagai pengayom masyarakat, kemudian peran pemimpin sangadi lurah dalam menangkal radikalisme dan terakhir pemimpin yang berintegritas kristiani, bagaimana gereja berperan agar dapat terhindar dari praktek-praktek korupsi sehungga tetap menjaga kualitas  sebagai seorang pemimpin baik terhadap pemerintah maupun kepada masyarakat.

Sementara Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanni R Tuuk yang juga salah satu pemateri. Menurutnya seorang pemimpin harus mampu mengarahkan dan mempengaruhi masyarakat dalam menunjang program visi misi yang dijalani. Tapi jika seorang pemimpin tidak mampu mempengaruhi masyarakat maka pemimpin tersebut tidak mampu mengayomi. Sebab pemimpin yang mengayomi adalah mereka yang menjaga rakyatnya, memelihara dan melindungi. Dan untuk mencapai target agar semua gol, berhasil dan dapat memenuhi kemauan dan kebutuhan masyarakat.

Kemudian dalam memimpin untuk tidak membedakan satu dengan yang lain, tidak harus pilih kasih. “Jadi harus konsisten dan mampu untuk memimpin masyarakat, apa yang menjadi tanggung jawab kita karya dilaksanakan sebaik mungkin” ujar Wabup.

Wabup juga berpesan agar pempimpin tidak lupa untuk memberikan perpuluha dalam setiap perubadahan. “Ini kadang sering diabaikan sehingga saya berharap agar ini menjadi kewajiban kita semua untuk memberikan sebagian berkat kita,” tegasnya. Sebelum mengakhiri materi Dirinya meminta agar para pemimpin tidak serakah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.(aln).

Sumber: Harian Bolmong Raya

Posted in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *