Penggembalaan Pencegahan/Penaganan Virus Corona “COVID-19”

Penggembalaan Pencegahan/Penaganan Virus Corona “COVID-19”

Salam Sejahtera di dalam Kasih Tuhan Juruselamat Kita!

Kita patut mengucap syukur sekalipun dalam situasi hiruk pikuk Corona, dengan respons yang pro dan kontra terhadap pola pencegahan penularan virus ini. Mengucap syukur karena dengan pandemi  virus ini, Tuhan memanggil isi bumi ini untuk mengarahkan pandanganNya hanya kepadaNya dan memohon Kasih KaruniaNya.  Waktunya (sekarang) juga tidak salah sebab menimpa dunia disaat kita memiliki alat komunikasi yang menjadikan pesan penaggulangan dan cara-cara pencegahannya bisa tiba ditangan kita dalam hitungan detik melalui teknologi dengan media sosialnya.

Menyusul edaran kami yang  pertama, yang melanjutkan surat edaran MPH PGI; yang berbarengan dengan polesi pemerintah “Social Distance” (Libur, kerja dari rumah serta mengurangi aktivitas-aktivitas sosial lainnya bahkan bepergian) kami menyampaikan himbauan sbb :

  1. Bahwa berjaga-jagalah dan berdoalah sama dengan Iman tanpa perbuatan adalah mati. Perbuatan untuk menjaga kelangsungan hidup sendiri dan orang lain adalah perbuatan yang menghargai kehidupan bersama. Ini panggilan iman kita.
  2. Bahwa iman yang aktif adalah iman yang meminta, yang mencari dan yang mengetuk pintu (Mat 7:7). Mari kita meminta, mencari dan mengetuk pintu, dengan mengerjakan semua himbauan sambil tetap berharap pada Tuhan.
  3. Bahwa jika ada yang beribadah sendiri / keluarga / tidak dalam persekutuan jemaat itu juga adalah buah iman orang percaya : “Tetapi jika engkau berdoa, masuklah kedalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada ditempat tersembunyi,” (Mat 6 : 6) dan “Dimana ada 2 atau 3 orang berhimpun atas namaKu disitu Aku ada?” (Mat 18:20) “Bukankah Tuhan juga berfirman “Sembahlah Dia dalam Roh dan Kebenaran!” (Yoh 4:24)
  4. Bahwa jabat tangan bukanlah satu-satunya cara dalam membangun keakraban diantara kita; masih ada cara lain seperti menatap, menyilangkan tangan kanan di depan dada atau bersedekap tangan didepan dada, bersikap ramah dsb, sehingga tidak keliru kalau kita mempraktekan pola lain yang ada,  dalam setiap perjumpaan kita termasuk sesudah ibadah-ibadah.
  5. Berdoa khusus untuk penanggulangan penularan virus Corona/COVID-19 baik dalam ibadah bersama maupun oleh keluarga.

Akhirnya, marilah kita wujudkan panggilan menjadi berkat dari kita dengan mengikuti dan mengerjakan semua himbauan demi untuk pencagahan penularan virus Corona/COVID 19. Jangan karena kita, orang lain jadi celaka!

Tuhan kiranya menolong kita semua!

Baca Disini

Posted in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *