GMIBM PEDULI KORBAN BENCANA

GMIBM PEDULI KORBAN BENCANA

Pada awal sampai pertengahan bulan Maret 2020 di beberapa Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara dan Bolaang Mongondow Timur di timpa bencana alam tanah longsor dan banjir. Bencana alam ini berdampak bukan saja pada kerugian materi, tetapi juga pada kondisi psikologi masyarakat luas dan warga GMIBM secara khusus. Daerah terdampak langsung bencana alam (banjir dan tanah longsor) adalah Desa Sauk dan Pangi Kecamatan Sang di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Desa Huntuk, Tanjung Labuo, Bintauna, Sumba, serta beberapa desa lainnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Desa Molobog di Kabupaten Bolaang Monbondow Timur. Sebagai Gereja Tuhan di Tanah Totabuan, BPS GMIBM (lewat Tim Tanggap Bencana GMIBM)  langsung memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana. Bantuan yang berasal dari Jemaat-jemaat se GMIBM berupa uang tunai (Rp. 82.885.000), beras (4.370 ton), makanan instan (410 karton/kaleng), air mineral (524 karton), peralatan masak memasak/makan minum (375 set/lusin), sayur-sayuran (27,5 karung), telur ayam (1.998 butir), obat-obatan (27,5 lusin/strip), makanan ringan 38 lusin, susu 70 doz/kaleng, gula pasir (133 kg), tikar (12 buah), pakaian layak pakai (545 karung) dan lain-lain. Setiap hari (selama 8 hari) Tim Bantuan Hukum GMIBM yang di Koordinir oleh Pnt. Verry Mulaki dan anggota Pdt. Rolly Raintama, Pnt. Ronny Makarewa, Andre Yohanes, Ventje Massa, Pdt. Femi Kientjem, Pnt I Made Sana dan Ztr. Erna Sindim menyalurkan secara langsung bantuan untuk para korban sekalipun harus berjibaku dengan medan yang sangat sulit dan membahayakan keselamatan. Bantuan diberikan bukan saja kepada warga GMIBM tetapi kepada semua yang korban, termasuk warga Non Kristen. Selain itu dalam rangka penguatan spiritual jemaat yang menjadi korban bencana alam, semua anggota BPS dan Komisi Kerja GMIBM yang dipimpin langsung oleh Ketua BPS GMIBM Pdt. Christina Pangulimang mengunjungi langsung pada korban, memimpin Ibadah dan memberikan pelayanan Pastoral, serta menyalurkan bantuan. Selanjutnya pasca bencana ada beberapa Wilayah dan Jemaat GMIBM yang memberikan bantuan tenaga untuk membersihkan tempat-tempat ibadah dan rumah-rumah yang di landa banjir dan tanah longsor. Sekalipun mengakibatkan kerugian materi namun disyukuri karena tidak ada korban jiwa terhadap warga GMIBM.

Bantuan dan perhatian yang diberikan oleh BPS GMIBM bahkan seluruh warga GMIBM sebagai wujud dari ‘turut bergumul bersama’ telah banyak membantu dan meringankan beban para korban bencana.

Bentuk bantuan selanjutnya adalah rehabilitasi bangunan Gereja dan rumah warga jemaat yang rusak akibat bencana ini. BPS GMIBM masih mengupayakan donatur atau mitra termasuk pemerintah yang diharapkan dapat bekerja sama/ membantu proses rehabilitasi dimaksud.

Lewat kesempatan ini BPS GMIBM menyampaikan banyak terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan baik secara pribadi/perorangan maupun persekutuan jemaat, baik melalui Tim Tanggap Bencana GMIBM maupun yang di antar langsung, termasuk bantuan tenaga yang telah diberikan. Semoga kita semua terus diberkati!

Sumber: Pdt. Rolly Raintama, Sekretarsi Komisi III.

Posted in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *